Surabaya Digital Archive

Arsip kota yang bisa langsung dijelajahi.

Kami menautkan foto, cerita, dan titik peta Surabaya agar sejarah kota tidak berhenti di halaman arsip. Setiap lokasi dibuat mudah dibaca, disimpan, lalu dikunjungi.

Peta Surabaya

Peta 2D tersinkron

42

Titik jelajah

sudah punya koordinat dan konteks

7

Kategori

lapisan kurasi kota

2

Bahasa

untuk pembaca lokal dan global

1

Kota

fokus pada Surabaya, bukan kota generik

Misi

Sejarahnya tetap di jalan, bukan cuma di rak.

Setiap titik dipilih karena punya alasan untuk didatangi: jejak peristiwa, perubahan koridor, ruang publik, atau cerita warga. Arsip ini membantu orang melihat konteksnya dulu, lalu memutuskan mau bergerak ke mana.

Yang kami bangun

Dibangun dari arsip, peta, dan jejak jelajah.

SDA System
01

Arsip yang punya alamat

Cerita dan visual kota ditempatkan kembali ke lokasinya, bukan dibiarkan jadi galeri yang lepas dari ruang.

02

Peta untuk membaca rute

Heritage, kuliner, budaya, alam, malam, dan hotel dibaca sebagai jaringan tempat yang bisa disusun jadi perjalanan.

03

Kontribusi yang tetap terkurasi

Warga bisa ikut mengisi arsip, sementara kualitas caption, lokasi, dan sumber tetap dijaga.

Prinsip desain

01

Spesifik ke Surabaya, bukan katalog kota generik.

02

Padat informasi, tapi tetap tenang untuk dibaca berulang.

03

Menghubungkan arsip, peta, dan perjalanan pengguna.

04

Memberi ruang bagi kontribusi tanpa membuat kurasi terasa berantakan.

Lapisan kota

Dari memori ke rute nyata

Archive menyimpan bahan bacaan kota. Explore mengubahnya menjadi titik yang bisa dibuka di peta. Profile menyimpan jejakmu saat Surabaya mulai terbaca sebagai perjalanan pribadi.

Kategori aktif

Heritage

Kuliner

Ikonik

Budaya

Alam

Malam

Hotel

Mulai dari satu titik kota.

Buka satu lokasi, baca ceritanya, lalu lanjutkan ke titik berikutnya. Surabaya lebih mudah dipahami ketika arsipnya tersambung ke jalan.

Buka Explore