De Javasche Bank

Tourist spot

Kota Lama Tanpa Buru-Buru

Arsitektur, koridor dagang lama, dan street photo dalam rute heritage yang pelan.

Durasi

3,5-4,5 jam

Cocok untuk

Pencinta heritage dan foto jalan

Mulai

De Javasche Bank

Selesai

Gereja Kepanjen

Ritme

Pelan, banyak exterior stop

Rencana rute

Telusuri Kota Lama lewat fasad kolonial, Jembatan Merah, dan Pecinan Kembang Jepun sebagai lapisan perdagangan dan budaya Surabaya.

Highlight

01

Arsitektur kolonial dan jalur niaga lama

02

Jembatan Merah sebagai titik sejarah yang mudah dibaca

03

Pecinan Kembang Jepun sebagai lapisan budaya dan perdagangan

Tips singkat

01

Mulai pagi; rute ini jauh lebih nyaman sebelum matahari tinggi.

02

Sisakan waktu untuk berhenti membaca fasad dan detail bangunan.

03

Bawa air minum dan gunakan alas kaki yang nyaman.

Urutan stop

4 stop terurut

Lanjut rute
De Javasche Bank
Stop 01
08.0045 menit

De Javasche Bank

Heritage Kolonial

Mulai dari bangunan yang paling kuat menjelaskan Surabaya sebagai kota niaga.

Bangunan perbankan heritage di kawasan kota lama yang memperlihatkan sejarah niaga dan keuangan Surabaya.

Jembatan Merah
Stop 02
09.0035 menit

Jembatan Merah

Koridor Heritage

Stop pendek untuk membaca hubungan kota lama, perdagangan, dan sejarah pertempuran.

Jembatan dan koridor dagang bersejarah yang lekat dengan masa kolonial serta perjuangan kemerdekaan.

Koridor Kembang Jepun
Stop 03
09.5060 menit

Koridor Kembang Jepun

Budaya / Pecinan

Jalan pelan di koridor pecinan. Ini lebih cocok untuk observasi fasad dan suasana daripada buru-buru pindah titik.

Koridor dagang lama Surabaya dengan jejak Pecinan, ruko historis, dan karakter jalan yang hidup.

Gereja Katolik Kepanjen
Stop 04
11.1035 menit

Gereja Katolik Kepanjen

Heritage Religi

Akhiri dengan arsitektur bata dan lapisan religi yang memperkaya wajah Kota Lama.

Gereja Katolik bersejarah di kawasan kota lama dengan arsitektur bata yang khas.